Showing posts with label surabaya. Show all posts
Showing posts with label surabaya. Show all posts

Wednesday, May 27, 2009

[Kopdar DuduL] Target Operasi #7 : HARI YANG TAKKAN TERLUPAKAN

Sambungan dari :
Target Operasi #1
Target Operasi #2
Target Operasi #3....#4....dan #5....
Target Operasi #6


:::::.....

Habis puas makan lontong balap dan mbungkus es degan **nglirik mb Yupe** kitapun menuju pemberhentian selanjutnya, rumah mbak Sisil. Mbak Agustin dan Mb Itho pamit ngantar anak2 les, jadinya hanya kita berlima (aku, mb Sisil dan tiga agen dudul dari Jakarta itu) yang pergi kerumah Mb Sisil.

Baru turun dari mobil, belum juga masuk pagar, Mb Dian sudah kalap demi melihat pohon ceres didepan rumah Mb Sisil. Akhirnya dia pun asyik petik buah ceres yang langsung di emplok habis-habisan (soalnya pas buahnya sudah habis sih hihi) Huh, dasar orang kota!! **nada mencela** hahahaha

Sementara itu Mba Maya kalap liat moge nya Mas Rido, langsung minta dipotoin pose disitu. Lessy langsung kalap ngejar-ngejar aku agar mau DIPIJIT. Aku???? Selain kalap dengan pepaya manis yang disuguhkan si kecil Amel (yang hebatnya, dari tadi setia ikut kopdar ibu2 dan tante2), aku juga kalap teriak-teriak gara-gara kesakitan dipijit Lessy.

Mandi-mandi (bukan aku lho yang mandi, bukan!), cuci muka, cuci kaki tak terasa sampai maghrib kita disitu. Lessy mengingatkan bahwa jam 7 malam mereka harus sampai Juanda karena pesawat pulang ke Jakarta jam 8. Akhirnya, rencana makan lontong kupang gagal karena waktu yang tidak memungkinkan. (Yang kemarin nagih foto lontong kupang, silakan protes sama Mb May dkk). Duuhhh kannn??? Siapa suruh datang ke Surabaya pake acara “serpress-serpress-an” kaya gini coba?? Akhirnya tuan rumahpun jadi kewalahan ngatur waktu wisata kulinernya kan???? Soalnya memang LESSY kemarin sempat pesen tempat yang bisa ngobrol lama...nggak pesen wiskul2an!! **ngasih badan Lessy ke Mb Maya n Mb Dian untuk digetok**

Oya ada yang lucu. Waktu itu, demi melihat banyaknya warga Surabaya yang menjadi korban operasi mereka (diluar perkiraan deh pokoknya), Mbak Maya sempet mengeluh....

“Yahh...kita bawa oleh-olehnya cuma buat berempat doang, gimana dong?? Tapi biar empat, macamnya lebih dari satu kok, jadi masih bisa juga kalo dibagi ke semua...cuma ya jadi nggak banyak per orangnya...”

Aku langsung tertawa dengan getir....Aku jadi ingat oleh-oleh yang dari kemarin sudah sibuk kami siapkan bersama-sama...dan dengan nada inosen kujawab saja ke Mbak Maya...

“Lhaaa...ya gak papa!! Orang kita kemarin juga nyiapin oleh-oleh cuma satu, BUAT LESSY DOANG!! Jadi ya silahkan juga dibagi kalian bertiga!! Dapetnya bakalan lebih sedikit lagi kok!!” hauhauhauahuaha makanya thooo makanya!!!!

:::::.....

Jam 7 kurang akhirnya kita sampai kembali di Juanda dikawal Mas Rido (suami mb Sisil merangkap kuli packing dan angkat barang2 hehe). Ada juga Khanza, Adel dan Amel (3 bidadarinya Mb Sisil) yang sudah pulang dari les. Mbak Agustin sudah bergabung kembali, malah sempat mengajak Pak Halim juga. Jadi rame kembali deh, kopdar lagi, entah yang keberapa hari itu. Sempat nyangkruk sebentar di booth nya Rotiboy, foto-foto, sebelum akhirnya kita pisah-pisahan.


Duhhhh aku tak bisa berkata apa-apa lagi....kalian yang dari awal membaca note ku, sekarang pastilah bisa merasakan apa yang kurasakan....hangatnya hari itu....eratnya persahabatan, tulusnya kasih sayang, masih adakah yang tega menyangkal bahwa teman-teman dunia maya adalah NYATA ADANYA...?? Senyata lirikan nakal mata nekernya Lessy...senyata hangatnya senyuman Mb Dian...senyata pesona senyum dan perhatian Mb Maya...senyata obrolan kita seharian itu, yang membahas kehidupan kita masing-masing bahkan sampai hal terkecil?? Atau perasaan duka yang menyelinap waktu ngobrol tentang kematian adik Ai’ hari itu (padahal di hari yang sama Ai’ melangsungkan pernikahannya)....ngobroli
n dudulnya Trio Sosis (Jiehan-Wawa-Nday) dan tukang becaknya si Meri...?? SEMUA SUNGGUH NYATA

Sore itu ketika dari belakang aku melihat mereka bertiga berjalan menuju pintu masuk bandara, dalam benakku penuh dengan kehangatan semua teman-teman lain yang ada di Jakarta. Titin, Kak Mia, Rima, Mbak Irma, Mbak Jeki, Mbak Levie, semua serasa ikut hadir disini. Bahkan Mpok Iya yang di KL, Mbak Mita di Seattle sana...

Tin, masihkah kamu akan tertawa melihatku mewek sekarang ini?? Atau kamu sudah ikut mewek juga sekarang??

Terimakasih semua....Bukan hanya yang datang ke Surabaya, tapi SEMUANYA.... Aku yakin, aku dan juga semua teman-teman yang di Surabaya, KITA TIDAK AKAN PERNAH MELUPAKAN HARI ITU SEUMUR HIDUP KITA!!!

Lagian, siapa bisa mengira, 3 makhluk ibukota ini (yang satu mungil pula) bisa begitu saja memporak-porandakan banyak orang di berbagai penjuru Surabaya seperti ini???? Ya kan???

**banyak peluk dan cinta untuk semua**

:-)





:::::.....

Keseluruhan cerita ini (5 buah) kutulis keesokan harinya setelah kejadian, ketika hangatnya kehadiran teman-teman ini masih kental kurasakan. Ke lima lima nya kutulis dalam waktu setengah hari!!! (bener-bener pecah rekorku!!).

Sampai sekarangpun, walaupun sudah 5 hari berlalu, kami masih seru membahasnya di Facebook kami. Dan aku, sehari-hari ketika nyetir sendirian, ketika berangkat tidur, ketika nunggu masakan mendidih, masih saja sering ngikik sendiri kalau ingat hari itu. Subhanallah.... :-D

:::::.....

Tulisan ini diikutkan pada Lomba Menulis Dengan Tema "Kopdar" yang diadakan disini http://bundaelly.multiply.com/journal/item/412/Lomba_Menulis_Dengan_Tema_KOPDAR

[Kopdar DuduL] Target Operasi #6

Sambungan dari :
Target Operasi #1
Target Operasi #2
Target Operasi #3....#4....dan #5....

:::::.....

Jumat, 22 Mei 2009 - Jam 13.00 s/d Jam 16.00 – Dari Layar Bukit Mas ke Ps. Genteng

Target Operasi #6 ya sudah nggak ada **huuuuuuu penonton kecewa** hahahaha. Target Operasi #6 itu justru kita semua yang sudah pada haha hihi ngumpul disitu...minus Lessy tentu saja.

Tak lama kemudian datanglah Mbak ARUM, si dokter perkasa dari Kilang Pertamina di Balongan itu. Tidak ada acara kaget-kagetan karena memang dia sudah tahu kalo yang datang itu gerombolan siberat dari Jakarta. Justru kita semua yang akhirnya dibikin melongo sama Mbak Arum. Persisnya bukan Mbak Arumnya yang membikin melongo, tapi seorang wanita paruh baya yang diajaknya serta ke acara kopdar.



Pertama, dia itu ternyata IBU MERTUA nya Mbak Arum!! IBU MERTUA loh! Bukan Ibu kandung (kalo ibu kandung mah aku juga pernah ngajak ibukku kopdaran di Jakarta, dan pasti semua orang nggak susah melakukannya). Tapi beliau ini Ibu mertuanya!! Hebohnya lagi, begitu mbak Arum datang, dia langsung memperkenalkan kami ke Ibunya dengan menyebut nama!

“Buk, ini lho yang namanya Mbak Maya...”
“Ohh...ini toh” jawab si ibu dengan senyum penuh arti...
“Nah yang ini yang namanya Mbak Wahida...”
“Oh iya..iya...”
“Itu Mbak Dian...yang ini Mbak Sisil **sambil mb Arum nunjuk Mb Ag**...dan yang itu Mbak Agustin **sambil nunjuk Mb Sisil**....yang lain aku belum kenal” jelas Mb Arum pelan, tapi langsung menusuk karena ada yang protes namanya tertukar hahaahahah.

Gimana kita nggak jadi pada salah tingkah coba?? Pandangan si Ibu jelas-jelas memberi pesan jelas : OHH HOOO AKU SUDAH TAHU BANYAK TENTANG KALIAN SEMUAA

Usut punya usut, ternyata si Ibu aktif ngeblog, dan parahnya beliau sering blogwalking pakai account Multiply-nya Mbak Arum. Jadi sama aja selama ini dia secara nggak langsung jadi kontak kita, baca-baca postingan kita, baca-baca komen kita yang nggilani itu...dlsb...dlsb... Kata Mbak Arum, dia hanya pesan satu hal ke ibu mertuanya ini “Ibuk pokoknya boleh ngapain aja, asalkan jangan ikut komentar pake MP aku” (hihihihi)

Kita yang tadinya cekakakan nyablak nggak keruan, tanpa sadar jadi lebih manis. Wujud dari salah tingkah kita karena suasana ini (hahahah). Untung akhirnya Mbak Arum dan juga Ibunya menunjukkan sikap yang suantaiiii dan cuweekkkk, lama-lama kita nggak sungkan juga buat menunjukkan sifat asli (hihihi).

Semua pada kagum, takjub bagaimana si Ibu masih bisa mengimbangi pergaulan sang menantu berkumpul dengan teman-teman nggak jelas ini. Keren banget kan??? Ibu mertua dan menantu ini bener-bener kompak!! Dan itu bukan hanya kesan yang kita dapat dari luar, tapi bener-bener kentara kalo mereka memang sangat bersahabat satu sama lain. Termasuk sahabatan menghadiri kopdar dudul ini!! Ngobrol dengan ibunya Mbak Arum, kita akan lupa soal usia, dan akan enjoy ngomong soal apa saja sama beliau. Luar biasa ya!

Selesai makan, pamitlah Mbak Arum dan ibunya. Kita berpisah di parkiran, karena sudah janjian untuk pergi ke Pasar Genteng, belanja oleh-oleh sekalian janjian ketemu Lessy disana. Di parkiran, menjelang berpisah, ternyata kita masih disuguhi satu kejutan lagi.



Semua orang berpandangan aneh ketika melihat Mbak Arum naik ke mobilnya. Bagaimana semua tidak bingung, Mbak Arum naik lewat pintu sebelah kiri, di jok penumpang. Sedangkan IBU MERTUANYA MASUK MOBIL DAN DUDUK DI KURSI KANAN DEPAN ALIAS KURSI PENGEMUDI!!



Aku lupa siapa yang memulai (kayaknya mb Sisil deh hahaahah), tapi begitu ada salah satu yang nyeletuk “Hahh??? Rum!! Jadi kamu minta disupirin IBU MERTUAMU gitu tahhh???”......langsung semua menyemburkan emosi yang tadi tertahan...

“Arum!! Oooo...mantune kurang ajar bener!! Buukkk jangan mau Buukk!!”
“Ya Allah yang nyupiri Ibuknya lhoo....” (ini kayaknya Mb Dian, soale kalem dan alus hahaha)
“Ibuukk....yang nyupirin Ibuuk??? Aduuhhhhh!!!”
“Iki piye tooo???? Mantunya dudul ki!!! (kayaknya ini aku, sambil mengabadikan kedudulan mereka dalam foto)

Ya Allah....selama ini kukira Arum tuh orangnya dudul....ternyata ibu mertuanya juga!! Kereeenn!! **sungkem ke ibuk....hehehehe**. Semua setuju ketika kemudian ada yang bilang... “Kapan-kapan kita harus ketemu lagi nih sama Ibuk!! Kalo Arum sedang ada di Balongan (tidak di Surabaya), kalau perlu Ibuk aja kopdar sama kita-kita....trus kita bisa puas membicarakan soal kedudulan2 Arum...hahahahaha

:::::.....

Cabut dari Layar, kita berenam (minus Mb CINDY yang dengan hujan airmata harus pamit karena harus jemput suami di Juanda), meluncur ke Pasar Genteng.

Dengan keahlianku menyetir yang luar biasa, mobil kita tak lupa bergembira ria dalam acara tersesat dari gang ke gang, dari jalan ke jalan. Sampe puas diteriaki orang dan di bel2in angkot gara-gara salah jalur. Waktu mobil mbak Agustin sampai di Pasar Genteng, kita masih tersesat di pinggir Sungai (haha). Mbak Maya dan Mbak Dian yang dimobilku mulai belajar sesuatu yang penting : KALAU KE SURABAYA LAGI, PIKIR SERIBU KALI SEBELUM MINTA DIJEMPUT WAHIDA!! (hahahaha tapi keliyan senang kannn?? **wink2** aku yakin kalo kesini lagi keliyan pasti minta kujemput lagi kok hihi).

Di Pasar Genteng, semua keringetan. Aku sempat ditelpon Mas Agung, via hp Mbak Maya. Tuh bapak puas banget deh liat kehebohan yang disebabkan isterinya!! Sudah hampir puas beli oleh-oleh ketika kemudian di jalan, didepan toko kulihat seseorang berbaju hijau keluar dari taksi, dan ngacir ke arah samping toko.

LESSY!! Tak susah buatku menebaknya. Refleks, aku langsung sembunyi dibalik rak kaca di toko oleh-oleh sambil sebelumnnya memberi tahu Mbak Maya yang kemudian mencari Lessy keluar, mengajaknya masuk toko. Begitu Lessy masuk, aku hanya bisa berteriak “BAAAAAAAA!!!!!!!!” sambil berharap ada bandeng asap ditanganku yang bisa kugetokkan keras-keras ke badannya!!!!!

LESSYYYYYYYYY!!!!!!!!!!!!!
!! APA YANG TERJADI DENGAN KOMITMEN ALA JERMAN MU HAHHH???? PROMISE IS PROMISE...KAMU JANJI KETEMU AKU JAM 8 PAGI, DAN SEKARANG SETELAH JAM 4 SORE BARU KITA KETEMU!!!

**terjadi baku hantam lagi, kali ini sama sekali tidak adil karena ada pemain kelas berat yang menghadapi pemain kelas bulu kemoceng** hihihihi

Demi Allah.....hatiku haru berat saat itu, akhirnya aku bisa ketemu Lessy... Suasana ramai di pasar lah yang membuatku mati-matian menyembunyikan mata yang mulai menghangat. Aku memang mewekan, tapi aku nggak mau mewek di tengah jalan di Pasar Genteng!! Aku pun hanya bisa menghindari kontak mata dengan Lessy, biar yang mendesak keluar dari mata ini bisa kutahan. **tepok tangan dong semua, hari itu aku pinter kann???**

Akhirnya kita berkumpul semua...... Lessy sempat kecewa karena gagal bertemu Mbak CINDY. Tapi gimana lagi...semoga kapan2 bisa ketemu yaa.... **sekarang deh baru.....ngetik sambil mewek nih** hikss...

Lessy...Lessy....pingin banget aku nguyek2 kepalanya sampai puas kalau saja aku nggak nyetir... Karena aku yang nyetir, akhirnya Lessy lah yang rajin TUTUL TUTUL alias colek2 aku terus.......hahahaha...oh cenik.... I knew I love you way before I met you my dear....rasanya hanya Tuhan yang tahu betapa bahagianya aku yang akhirnya bisa menatap cerah binar di mata neker mu itu....**hikss**

(bersambung, tapi satu kali note lagi aja yah...apa kalian masih kurang puas melihat sekujur tubuhku sudah kejang dan kelu...?? sekarang jariku udah kribo juga nih hihihihi)

:::...

Tulisan ini diikutkan pada Lomba Menulis Dengan Tema "Kopdar" yang diadakan disini http://bundaelly.multiply.com/journal/item/412/Lomba_Menulis_Dengan_Tema_KOPDAR

[Kopdar DuduL] TARGET OPERASI #3...dan #4....dan #5....

Sambungan dari Target Operasi #1 dan Target Operasi #2

Jumat, 22 Mei 2009 - Jam 11.30 – parkiran depan Restoran Seafood “Layar” Villa Bukit Mas

Sebelumnya ketika ditelpon, Mb Agustin ternyata telat ke Layar karena harus mengantar Daffa les dulu. Sementara itu ternyata sudah ada kabar dari the duo MB ITHO dan MB CINDY yang ternyata sudah nyampe duluan di Layar, menunggu LESSY disana....... IYA! LESSY!! hauhuahauhauhauhua

Skenario pun dijalankan. Aku masuk ke restoran berdua dengan Mb Sisil. Mb Maya dan Mb Dian, menunggu di mobil, dan baru akan masuk 5 menit kemudian, berlagak jadi pengunjung restoran dan duduk di meja lain.

Begitu duduk, aku langsung mengulangi keluhanku tadi waktu di telpon. “Lessy hilang!! Aku kehilangan dia!!”

“Gimana sih kok bisa hilang??? Tadi aku barusan telpon dia loh!!”....aduhh ini kejutan...mb CINDY ternyata nelpon Lessy, dan akhirnya dia bilang kalo Lessy masih dirumah pakdenya. Untungnya (UNTUNGNYA!) dia sama sekali nggak memperpanjang kecurigaannya karena Mb ITHO keburu ngomelin aku soal dr. Fang yang sekarang penuh pasien dan antri (ealah...aku lagi yang disalahkan, repooott :-D).

“Trus gimana dong?? Jadi nggak kita kopdar sama dia???” tanya mb Cindy gak sabar. Dari tadi malam dia emang semangat banget kopdar...(kesian...hihihi)

“Yaaa...kita kopdar berempat saja...berlima sama Mb Agustin!! Habis gimana lagi??” jawabku sambil garuk2.

“Ealaaaahhhhhhhh....!!” Mb Cindy mulai emosi (hahaha) “Kalo sama kalian aja buat apaaaa??? Boseennnn tauuuuuuu!!!!!!” (hwakakakakak untung tas nya nggak sempat dibanting hihihihi)

Sebagai gambaran, Mb Itho dan Mb Cindy duduk berhadapan dengan aku dan Mb Sisil. Mereka berdua membelakangi pintu masuk restoran, sementara aku dan mb Sisil sebaliknya.

Trus, ada bayangan 2 sosok memasuki restoran yang memang waktu itu pas sepi.... Kedatangan mereka jadi mencolok, tapi berupa siluet karena kebetulan pintu masuk restoran gelap sementara diluar sedang panas. Jadi wajah merekapun nggak jelas terlihat dari dalam.

The duo pun menoleh kearah belakang ke pintu masuk. “Itu ta Lessy??” tanya Mb Cindy.

“Masak Lessy segede ituu??? Bukan ahh!!” jawabku sekenanya. Bukannya sok tau Lessy nggak segede itu, tapi yang masuk itu, memang Mb Maya dan Mb Dian...kulihat Mb Sisil disebelah sudah mati-matian menahan cekikikannya.

“Bukan ya...?” kata Mb Itho, lalu dia balik menghadap ke meja.
Sedangkan Mbak CINDY???

DIA TERUS PANDANGI DUA ORANG ITU LEKAT-LEKAT....**hahahah ampun deh lihat wajahnya pas itu**.....DIA PANDANGI TERUS DUA ORANG YANG JALAN DAN DUDUK DI SALAH SATU MEJA RESTORAN ITU, PADAHAL POSISINYA DIBELAKANGNYA LOH!!”

Kulihat disamping Mb SISIL udah cekikikan....
“Hush MBAK CIN!! Kamu ngeliatin orang kok sampe gitu ah!!! Nanti kalo dia ngerasa bisa marah loohh!!!” aku tepuk lengannya mengingatkan. Dia kaget trus berbalik kearahku, lalu ketawa.

“Hahahah iya, aku terpesona sama orang itu loh Mbaaaaaakk!!!” alahhh.....bilang aja kalo kamu sebenarnya ngerasa aneh-aneh curiga gitu...tapi nggak berani ngaku kann???? hauhauhauhauauha

Kuingatkan begitu, ternyata Mb CINDY nurut loh...*hwakakakakaka*.....
..dia berhenti memperhatikan kedua orang pengunjung yang mempesona itu. Kitapun kembali garing mentertawakan kopdar dengan LESSY yang makin nggak jelas nasibnya ini.

Lalu, kita minta tolong waiter untuk memfotoin kita berempat.

“Garing banget.....aku udah dari kemarin bilang, ijin suamiku mau pergi kopdar pagi sampai sore......EH TERNYATA KOPDARNYA SAMA KELIYAN LAGI KELIYAN LAGI!!!” sembur Mb CINDY sambil action senyum untuk foto.

Kulihat hasil poto, aku langsung ngeluh (setelah kupastikan si mbak waiter menjauh)...
”Ahhhh mbak waiternya nggak ahli nih potonya, hasilnya jelekkk....aku mau minta tolong sama ibu2 dua itu, kira-kira mau nggak ya mereka..??”

“Mau kali!” kata Mb Sisil
“Iya coba aja gih mbak..” kata Mb CINDY yang memang dari awal sudah TERPESONA sama 2 sosok disana itu. Aku pergi menghampiri kedua orang itu, dan minta tolong motoin kita. Kemudian salah satu ibu itu berdiri.

Dia menghampiri meja, siap-siap motoin kita berempat, si korban kopdar garing ini...
Belum sampai ibu yang baik hati ini membidik......tiba-tiba MBAK ITHO nyeletuk sesuatu yang sebenarnya tidak sopan kalau diucapkan....sesuatu yang seharusnya bisa dia tahan didalam hati saja dalam keadaan seperti ini....tapi dasar dudul, dia malah nyeletuk sambil nunjuk kearah ibu yang mau memoto kita...

“Ehh...ibu ini kok mirip sama MAYA yaa????”

GLODHAK!! GUBRAX!! PECAHLAH TAWA KITA SEMUA!!
(eh nggak semua dhing, karena MB ITHO sama MB CINDY pasti terlalu sibuk melongo untuk ketawa, sayang aku nggak bisa liat wajah mereka karena terlalu sibuk ketawa sampai terduduk jongkok lagi di lantai restoran)



HAUHAUHAUHAUAHUAHU terdengar suara gemuruh. Oke, saat itulah aku tau bahwa mereka sudah sadar siapa sebenarnya yang mau motoin mereka!!! hauhauahuahuah terjadilah baku hantam lagi disitu..heboohhh disaksikan banyak waiter dan para seafood yang masih hidup menunggu untuk disantap....

Duh, mbak ITHOOOOO......untung itu bener2 MBAK MAYA.....lha kalo bukan??? KAN MALU KITA PUNYA TEMEN DIRIMU???? **hwakakakakakak**

Dan Mbak CINDY, akhirnya sibuk tunjuk2 sambil menegaskan “AKU SUDAH CURIGA!!! AKU SUDAH CURIGA DARI TADI!!!”......hallaaaahhhh.......**ngakak**

TARGET OPERASI #3 : MBAK ITHO (CHECKED!!)
TARGET OPERASI #4 : MBAK CINDY (CHECKED!!)

TINGGAL MBAK AGUSTIN!! :-D

:::::.....

Suasana sudah lebih santai...baku hantam sudah berhenti...

Kita berenam (minus Mbak Agustin dan Mbak Arum yang belum datang) akhirnya santai-santai makan duluan. Sambil ngetawain Mb ITHO-CINDY dan sibuk menceritakan kembali kejadian di bandara dan bakery sekolah tadi. Kemudian di pintu masuk terlihat sosok mungil nan gesit masuk..... “Sstt....bunda Ag datang!!”

Duhhh hari itu bunda cantik sekali dengan kerudungnya... Lengkap dengan senyum khasnya yang sampe kuping itu...ear-to-ear-smile kalo kata Lessy mah. Ah ya, pantas saja, dia pasti sedang semangat karena sebentar lagi kan mau bertemu dengan LESSY???? IYA LESSY!!

Dia udah kedip2 melihat aku-Mb ITHO-SISIL yang duduk menghadap pintu masuk. Catet ya, waktu itu MB AGUSTIN TIDAK BERKACAMATA, jadi kalo sampai dia duduk di meja karena meja itu dikira kursi, kita harus maklum.

Kemudian, kitalah yang dibuat melongo karena dengan senyum lebar yang sama, tanpa ada ekspresi terkejut sama sekali, DIA MENYALAMI MBAK DIAN yang duduk di kursi pinggir. Hatiku sempat mencelos...kok bunda nggak terkejut sama sekali sihh?? Tuhhh sekarang malah dengan tangan bersalaman dia mendekatkan wajahnya ke MBAK DIAN, mo cipika cipiki.......KOK ANEHH???

Kira-kira tinggal 5 senti pipi MBAK AGUSTIN dan MBAK DIAN menempel.....tiba-tiba MB AGUSTIN TERBELALAK!!! Trus kontan menjauhkan wajahnya lagi, memandangi (lebih tepatnya MEMELOTOTI) Mbak DIAN!!!

“LHOOOHH!!!! DIAAAAAAANNNNNNN!!!!!!!” teriak Mb Ag

HUWAKAKAKAKAKAK MELEDAK LAGI SEISI DUNIA!!!

Dan kejadian dengan MB DIAN itu, HAMPIR TERJADI LAGI LOH DENGAN MB MAYA!!! hahaahahahaha....bedanya kalo dengan Mb Maya, mungkin jarak 8 senti Mb Ag sudah sadar siapa orang yang mau dia cium itu.....**ngakak**


MAKANYA PAKE KACAMATA BUNDAAAAAA!!!!!!!!!

Trus Mbak AGUSTIN pun menangis.......**oooohhhhhhhhhh**......dan aku lega sekali karena ternyata hari ini bukan aku yang mewek duluan.......hahahahahahaha

**sambil ketawa hapus airmata haru di pipi mulus Mb Ag**

TARGET OPERASI #5 : MBAK AGUSTINE (COMPLETE!!)
:-D



:::::.....

(bersambung....hang in there...kan ceritanya aku belom ketemu LESSY....hehehehe)

Tulisan ini diikutkan pada Lomba Menulis Dengan Tema "Kopdar" yang diadakan disini http://bundaelly.multiply.com/journal/item/412/Lomba_Menulis_Dengan_Tema_KOPDAR

Sunday, May 24, 2009

[Kopdar DuduL] Target Operasi #2

Sambungan dari Target Operasi #1
Ket. : kalo ada yang menyebut JB, maka itu adalah panggilan teman-teman untuk aku

:::::.....

Jumat, 22 Mei 2009 - Jam 9.00 s/d Jam 11.00 WIB – Exit Juanda, Jl. A. Yani, Restoran Primarasa

Setelah bisik2 bikin skenario (boong banget kalo dibilang bisik2, karena kita bertiga, Aku, Mbak Maya dan Mbak Dian merencanakan sambil cekikikan ketawa di mobil dan sarapan di Primarasa hihihi – ohh today’s gonna be a very interesting day!!)

Oke. Target Operasi #2 hari ini : MBAK SISIL

Kita sepakat nyanggong di TK Al Hikmah karena jam 10.30 Mb Sisil akan menjemput Amel pulang sekolah. Janjian kita berenam kemarin (aku, mb sisil, mb agustin, mb cindy, mb itho dan mb arum) tepat Jam 11.00 kita akan heboh rame kopdar sambil makan siang di Kepiting Layar. Menyambut seorang tamu agung yang bernama LESSY. Iya, LESSY!!

Lessy....Lessy...**ngakak*
* Aku jadi inget kemarin Lessy sempat bilang di telpon : “B, mendadak menjelang berangkat aku jadi sangat riang, energiku tiba-tiba jadi TIGA KALI lebih besar dari biasanya...besok siapin energi yang besar untuk menyambutku yaa??” hauhauhauah dudul **sambil sengaja menabrak polisi tidur tanpa sedikitpun mengerem, untuk semakin mengocok perut dua penumpang dudulku ini**

Skenarionya, kita bakalan mengejutkan Mb Sisil di warungnya, yang terletak pas di seberang sekolah. Sampai disana, sempat manyun karena warung ternyata tutup. Change of plan, akhirnya Mb Maya dan Mb Dian pun memutuskan menunggu Mb Sisil didalam sekolah. Duduk aja gitu dengan ibu-ibu penjemput lain, pura-pura nggak kenal pas Mb Sisil datang dan melihat gimana nanti reaksinya. Jujur aku agak ngeri membayangkan kehebohan yang terjadi karena tempat duduk para penjemput berada pas didepan kantor Bu Lely kepala sekolah TK. Hihihi.

Ditunggu-tunggu, udah jam 10.30 kok mb Sisil nggak nongol juga?? Sementara anak-anak sudah pada keluar dan Mb Maya sudah khusyuk berdoa semoga si kecil Amel nggak mengenalinya terlebih dahulu. Untung Amel nggak memperhatikan ada tante Maya disitu.

Akupun telpon mb Sisil...walah lha kok ternyata dia masih baru masuk tol menuju ke sekolah?? Masih lama dong?? Dudul, anaknya udah pada keluar, ibuknya masih dimana... Change of plan! karena kuliat berdua itu udah mulai keringetan kepanasan disitu...

Kita pindah, aku telpon mb Sisil mengabarkan bahwa aku dan “si tamu” (nggak berani bilang Lessy hihihi) menunggu mb Sisil di bakery sekolah (yang dingin ber AC). Mb Dian sempet nguntal perut ayam disitu **hihi** dan Mb Maya menghabiskan waktu resah melihat ke dinding kaca bakery untuk mengecek setiap mobil yang parkir depan sekolah.

“B, itu bukan mobil Sisil?”
“Bukan”

Tiga detik kemudian
“Yang itu bukan??”
“Bukann”

Dua seperenam detik kemudian
“Yang itu?”
“Bukaaann!!”

Empat enam perdelapan detik kemudian
“Itu kali Sisil?”
“Bukaaannnnnn!!!!” (tambah panjang hurup dan tanda serunya)

Kemudian, ada suara mobil.
“Nah, itu kali B!”
“Ya Allah mbak, itu kan ANGKOOTT??? BUKAANNN!!!!”

Hwakakakak jadinya ini siapa yang ngerjain siapa sihh?? Kok jadi Mb Maya yang resah?? “Lha iya tuh anak kok gak datang2 ya, padahal sekolah udah sepi, coba liat anak-anak udah pada pulang semua lohhh”

Pas Mb Maya masih celingukan melihat ke arah jalan mencari mobil mb Sisil yang dia belum pernah liat ituuuu....tiba-tiba di depan pintu kaca bakery ada mb Sisil datang berjalan menuju bakery!! Lhah!! Lhah!! Kok sampe gak tau dia datang ya??

Yang kita tahu, begitu melihat wajah mb SISIL pas tahu bahwa didalam bakery ada MBAK MAYA DAN MBA DIAN, misi dan operasi kita telah BERHASIL DENGAN SUKSES!!!

Reaksi pertama Mb Sisil???
Bukan melongo...bukan pula jogrok....
Bukan ileran apalagi ingusan....bukan...
TAPI DIA LANGSUNG MENG-ACUNG2-KAN KEPALAN TANGAN TINJUNYA KEARAH MBAK MAYA!!!

Huahuahauhauhauha dasar premaannn!!!
Usut punya usut ternyata hari itu dia jemput pake mobil kantor suaminya, ya jelas aku nggak hapal!!
Yahh..akhirnya terjadilah adegan itu lagi....kali ini yang ketiban sial jadi penonton cuma 2 orang karyawan bakery.......hahahahaha

:::::....

Sehabis Mb Sisil baku hantam dengan Mb Maya dan Mb Dian (hahahah lebay), eh, kepalan tinjunya langsung diarahkan kepadaku........”MEMANG NIH JB...PENIPU!!!”

Lhah......mbak.......aku juga korban tadi........ **melongo lagi deh aku**

“Jadi JB juga nggak tau??”
“NGGAAAAKKKKK!!!!!!!!” jawab bertiga serempak.......kemudian terjadi baku hantam lagi (hahaha).

“Waahhhhhhh MBAK AGUSTIN nanti gimana ya kalau tahu kalian datangg??” kata Mb Sisil....(hahaha aku tahu bagaimana perasaanmu mbak...tadi aku juga semangat kok membayangkan dirimu terkaget-kaget hihihi)

Nah itu dia.......detik itu pun akhirnya mb Agustin resmi jadi TARGET OPERASI #3......dan agen eksekusi sudah bertambah satu preman, eh satu orang lagi....asyyiiiiiikkkkkkkk!!!!!!!





(bersambung)


Tulisan ini diikutkan pada Lomba Menulis Dengan Tema "Kopdar" yang diadakan disini http://bundaelly.multiply.com/journal/item/412/Lomba_Menulis_Dengan_Tema_KOPDAR

Saturday, May 23, 2009

Aku Bisa Uyek2 Lessy Juga Akhirnya...


di tempat makan lontong balap....

sebelumnya pertemuan pertama kami terjadi di tengah riuhnya Pasar Genteng *hhh...long story**....totally wrong place karena aku harus mati2an menyembunyikan air mata haru yang ngotot ingin menyeruak keluar

:::::.....

Hari itu tidak akan pernah aku lupakan seumur hidupku!!
Lessy, hasratku bersamamu asli tak terpuaskan sama sekali...
Terlalu singkat...

Semoga kita bertemu lagi ya cenik...
Seperti aku pernah bilang, I knew I love you before I even met you...
And now that we've met...

I could only love you more.... **big hug**

:::::.....

Cerita kopdar bersejarah itu *cie* bisa dibaca disini http://cikicikicik.multiply.com/journal/item/201/Target_Operasi_1

[Kopdar DuduL] Target Operasi #1

Surabaya yang hangat dan tenang....

Pagi itu seisi kota tidak ada yang tahu dan menyadari bahwa beberapa penjuru Kota Pahlawan sedang menjadi Target Operasi (TO) dari beberapa pihak dari pusat... Dan sejak beberapa hari yang lalu, Operasi sudah mulai di

TARGET OPERASI #1 :

Jumat, 22 Mei 2009 - Jam 8.00 WIB. – Bandara Juanda

Pagi ini aku semangat sekali. Buktinya dari pagi-pagi jam 5 aku sudah mandi **tepuk tangan dong** dan dandan lumayan wangi walaupun tetap tidak rapi. Pagi yang istimewa karena hari ini akhirnya aku akan bertemu seseorang yang sangat dekat di hati, tapi masih jauh di mata. Dia kebanyakan muter keliling dunia nginthil suaminya yang saintis kondang itu. Dari Amerika, Jerman sampai Singapore. Dia si bola bekel yang sejak lama sudah kusayangi. Si Cenik bermata kelereng itu akhirnya bisa kutemui pagi ini. Begitu sampai di bandara, aku langsung sms dia lapor bahwa aku sudah disini, siap menunggu dan bertemu muka dengannya sekaligus memintanya untuk segera meneleponku begitu dia mendarat. Senang sekali hatiku.

Salah satu alasan kenapa aku berdandan rapi adalah karena Lessy bilang dia datang bersama orangtuanya. Aku sudah menyatakan siap mengantar mereka bertiga menemui pakde Lessy di daerah Bendul Merisi. Dari pagi sudah kuwanti-wanti diriku sendiri agar menyetir dengan halus, karena sang tamu kali ini adalah orangtua istimewa dari teman yang sangat istimewa.

Jam 9.22 WIB. Cermat kuperhatikan orang yang keluar dari pintu kedatangan. Tak tampak Lessy. Bukankah ini sudah waktunya dia datang? Menurut jadwal kedatangan yang terpampang di layar monitor, mestinya Lessy sudah mendarat. Tapi SMS ku belum terjawab, Lessy belum juga menelepon.

“Tunggu aja sambil duduk disitu, biar aku yang berdiri menunggu disini” kata Mas Iwan menyuruhku untuk duduk di bangku. Baiklah.

Duduk di bangku, buka hape. Cek status facebook ku pagi ini yang bertuliskan “siap-siap menyambut tamu istimewa...si cenik putri pisang” hehe... Kulihat ada sudah ada yang respon, si Titin. Langsung kusahut dengan penuh kesombongan “Titiinnn!!! Tunggu pembalasanku yah!! HAHAHAHAH **tertawa raksasa**...maksudku tentu saja bahwa sebentar lagi, aku akan bisa membalas dendam kepada Titin yang tempo hari bikin aku sirik dengan mengupload acara kopdarnya dengan Lessy beserta teman-teman di facebook lain, di Jakarta. Huh! Kopdar dengan Lessy?? Aku juga bentar lagi bakalan bisa!

Masih asyik mantengin handphone sambil mbatin kenapa Lessy kok lama, tiba-tiba aku merasa ada sosok wanita mendekatiku. Dari postur tubuhnya sih jelas bukan Lessy. “Bu, numpang tanya...”

Aku pelan mendongak.
“Apa bener ini Surabaya Bu?” kata orang itu.

..................... :o ..........................
..

Aku cuma bisa melongo.....(nggak tau apa aku ngiler atau tidak ya pas itu)
Melongo bukan karena aku tidak tau jawabnya...bukan...tentu aku tau kalau ini Surabaya
Aku melongo karena yang didepanku itu, benar-benar bukan Lessy......tapi seseorang yang sama-sama aku kenal...seseorang yang kutahu pasti akan mendatangkan perasaan gembira yang sama dengan kalau aku ketemu dengan Lessy. Dalam pikiranku yang kosong pilon karena melongo, terlintas gambaran si ENTUT...Ndoroku...Ya Allah yang berdiri didepanku ini, bukan Lessy....

Tapi MBAK MAYA!!!

.................... :o ..............................

Yang terjadi kemudian, susah dijelaskan dengan kata-kata deh. Bayangin sajalah, pasti akan lebih seru kalau Anda bayangkan. Waktu serasa beku selama beberapa menit kemudian. Ketika kemudian waktu sedikit mencair dan berjalan kembali, sudah kudapati diriku memeluk Mbak Maya... What a surprised...Senengnyaaaaaaa!!!

Lalu Mbak maya memanggil saudaranya yang katanya menemani dia ke Surabaya. “Tuh dia saudaraku” katanya sambil menunjuk kearah belakangku...

ADA MBAK DIAN DISITU!!!

Ya Allah......aku pun melongo lagi.......dan waktu serasa beku kembali......kali ini begitu waktu mencair kembali, kudapati diriku sudah jongkok di lantai, masih sambil melongo.... (duhh pasti jadi tontonan menarik orang-orang yang sedang lumayan ramai di Juanda pagi itu **malunya**).

Sementara aku terjongkok melongo, dua orang dudul didepanku ini ketawa habis-habisan. Kontras banget kan pemandangan??? Aku langsung menyembur memeluk Mbak Dian, serta menginterogasinya dengan membabi buta.

“Mbak, aku tahu kamu nggak akan berbohong. Sekarang coba katakan, ada siapa lagi???”

Sementara Mbak Dian mencoba meredakan tawanya, aku dengan pandangan nanar menyapu seluruh penjuru. Banyak nama berkelebatan di otakku. Rima?? Titin?? Mb Levie?? Mb Jeki?? Mb Irma?? arrrggghhhhh!!!!

Ternyata nggak ada...(sempat kecewa juga hihihi dasar korban kok malah ketagihan). Lha trus? Lessy-nya manaaa???? Masih dengan cekikikan dua agen rahasia dudul itu bilang kalau Lessy sudah dirumah Pakdenya (dan dia berangkat sendiri, tanpa orangtuanya). Lessy datang ke SUB dengan pesawat pertama yang mendarat jam 7 tadi. Ya Allah.....awas saja anak itu.....habis nanti kalau dia ketemu aku...habiss!!!!

Akhirnya aku pun menyetir untuk kedua agen dudul ini. Aku nggak peduli lagi dengan cara menyetir halus...polisi tidur?? lubang di jalan?? hajar aja semua!!! biariinnnn!!! hahahahah. Apalagi ketika mereka bercerita bahwa teman-teman di Jakarta sudah pada tahu niat busuk ini (ini sih niat busuk ala yoghurt, aku suka sekali hahaha) dan beberapa hari ini sudah mati2an menahan diri untuk tidak membocorkan kedatangan Mb Maya dan mb Dian Yupe di wall atau status2 facebook. Hahahaha awas ya keliyan semua, bahkan kalaupun itu Kak Mia pun aku nggak peduli!!! **dzing2 melancarkan jurus membabi buta ke segala arah**

Kemudian, ada yang lain muncul ketika kita dijalan dari Juanda menuju tempat sarapan. “Eh nggak ada yang tahu kan kalau keliyan kesini??”

“Nggak ada! Makanya ini kita harus bikin skenario lagi buat bikin kejutan....target selanjutnya siapa??” kata Ibu Suri

WHUUUUUUUTTTTTT!!!! **menyeringai licik**

Huahauhauhauha aku mendadak merasa senang sekali. Dimataku, sudah menari-nari bayangan wajah orang-orang terutama ludrukers, yang hari ini sudah pada janjian kopdaran sama LESSY nanti!!!

Maka detik itu juga mentasbihkan diri untuk naik pangkat...dari korban dan target operasi, menjadi agen eksekusi... “Hahahahaha Mbak May! Ayo! Aku tahu siapa target operasi KITA selanjutnya!”

(bersambung)

Tulisan ini diikutkan pada Lomba Menulis Dengan Tema "Kopdar" yang diadakan disini http://bundaelly.multiply.com/journal/item/412/Lomba_Menulis_Dengan_Tema_KOPDAR

Monday, October 20, 2008

Rumah Kami Membara !!!

 

:::::.....

Dua hari terakhir ini, ada 2 isu besar yang membahana sampai ke sudut-sudut terpencil di rumah kami.

Pertama, soal suhu seminggu terakhir ini. Aduhhh panasnyaaa!! Sudahlah Surabaya terkenal sebagai kota bersuhu panas dan lembab, eh ditambah lagi fenomena matahari yang konon dalam posisi paling dekat dengan Indonesia Bagian Barat dan pas berada diatas Pulau Jawa (laporan di koran pagi). Selain panas, yang bikin dudul adalah udara lembab banget, dan tak banyak angin. Jadinya gerahhhh bukan mainnn!!!

Suhu saat siang hari (jam 10 sampai jam 2 siang) bisa mencapai 34-36 derajat celcius. Termometer dirumah pernah mencapai 37 derajat, membuat seisi rumah blingsatan keringetan nggak karuan. Jangan ditanya termometer mobil. Suatu siang, sehabis menjemput Bea sekolah jam 12.30, begitu masuk ke mobil yang sudah sejak setengah jam sebelumnya diparkir, serasa mau pingsan saja rasanya! Bak cookies yang siap masuk oven. Huwaaaa!

Barusan chat via YM dengan Ugik, teman sekota yang juga mpers. Kami berdua tertawa garing demi melihat kenyataan bahwa status YM orang-orang Surabaya kok senada ya?? Semua kepanasan! Dan bagaimana ketawa kami nggak garing? Wong mulut kami rasanya sudah kering dan matang sampai garing! Ibarat kue sus, sudah jadi sus kering karena kelamaan dioven hihihihi *maklum kalo ngelantur, kepala lagi panas nihh*

Kabar terakhir, menurut ramalan cuaca, ini bahkan belum mencapai puncak panas. Diramalkan suhu panas dan gerah (lembab) begini masih akan mencapai puncaknya Rabu-Kamis besok. Celakanya, bahkan ada yang meramalkan bahwa hari itu suhu akan mencapai 45 derajat celcius! Edan! Kalo Dwina mungkin sudah bisa tahan suhu segitu semenjak dia pindah ke Qatar *gak kliru CA lagi kan Na?* dan sudah pernah melewati musim panas ala gurun. Tapi aku?? Yang dulunya gadis lugu, katrok dan dibesarkan di desa dan pegunungan ini?? Hikss hikss mana tahann?? Waktu baru pindah ke Surabaya dan masih adaptasi 13 tahun lalu saja aku bisa mandi 5x sehari. Kali ini bisa-bisa aku pindah tidur di lantai kamar mandi saja *plus AC kamar dipindah juga ke kamar mandi kali ya* uughh..

Oh God...speed us...bagaimana kami akan tahan ketika nanti di hari kiamat, matahari benar-benar berada sejengkal diatas kepala kita??? Astaghfirullah...

Isu pertama soal suhu kan?? nah...

Isu kedua, soal ASTRO!

Per 20 Oktober 2008 Pukul 00.00 TV Berlangganan Astro tidak bisa meneruskan siarannya kembali. Tanggal 19 Oktober malam, kita masih bisa menikmati semua acara seperti biasa. Tapi dini harinya ketika Mas Iwan cari-cari pertandingan bola, eh sudah ada pengumuman yang mengejutkan dan mengecewakan itu dilayar TV.

Cari-cari informasi, apakah yang terjadi? Apakah penyebabnya? Apakah urusan dengan ijin seperti kejadian yang lalu itu? Yang dudul itu lho! Yang aku pernah cerita di postingan “Lagi: Gebrakan Menkominfo Dirumah Kami” itu?? Simpang siur kabar pun terdengar disana sini. Keterangan yang dikeluarkan website resmi penyedia siaran Astro di Indonesia, yaitu DirectVision TV entah kenapa tak memuaskanku. Terkesan ada yang ditutup-tutupi gitu. Pasalnya, pemberhentian siaran terkesan sangat mendadak dan sepihak, kami selaku pelanggan baru diberi tahu SETELAH siaran berhenti, padahal mengutip kata mereka “Setelah mengudara selama 2 tahun dan menemani keluarga Indonesia, sekarang tibalah saatnya kami pamit untuk TIDAK SIARAN”......**whattt the heckkk???**....buletin AstroGuide-nya yang edisi Oktober lho baru 2 hari lalu masih datang kerumah! Dari pernyataan mereka, kok kayaknya pemberhentian siaran ini sudah direncanakan, dan sudah menjadi program bahwa setelah 2 tahun, mereka akan pamit??

Akhirnya cari-cari sumber yang obyektif, nemu disini. Ternyata oh ternyata...ini toh sebabnya?

Rupanya, Astro dikeroyok oleh 3 kompetitornya (Indovision, KabelVision dan TelkomVision) dilaporkan rame-rame kepada pihak yang berwenang karena urusan monopoli hak siar EPL, English Premiere League alias Liga Inggris. Berikut kutipan berita Antara :

PT Direct Vision, penyelenggara televisi berbayar Astro TV, terancam sanksi ganti rugi materil hingga Rp2 triliun jika terbukti melanggar pasal 16 dan pasal 19a Undang-undang No 5 Tahun 1999 tentang Persaingan Usaha Tidak Sehat dalam menjalankan usahanya di Indonesia.

"Ganti rugi materil diberikan kepada empat perusahaan sejenis yang melaporkan bahwa Direct Vision memonopoli siaran Liga Inggris (EPL)," kata Ketua Tim Pemeriksa KPPU, Tri Anggraini, usai memeriksa Direct Vision di kantor KPPU, Jakarta, Jumat.

 

:::::.....

Ah! Aku bahkan sama sekali nggak hobi nonton bola!

Dan serial Ugly Betty lagi seru-serunya!! Hikss

Abe pun jadi ngedumel karena selepas maghrib nggak bisa nonton serial kegemarannya “B-Daman” dan “Adi dan Ayah” di AstroCeria.

Bea? Cuma bisa pencet-pencet garing mengharap Quincy, Leo, June dan Anne muncul di layar acara “Little Einstein” dan begitu nggak ada, apa yang dilakukan Bea?? Dia pencet-pencet terusss...lagi....dan lagi.... dan lagii...dan lagiiiii.....sambil terus berharap...

*kasian deh*

 

Jadi punya ide nih...

Daripada nonton TV Indo yang penuh sinetron dudul itu, kita stel VCD kegemaran aja yukkk...

Sambil gelar karpet...makan-makan cemilan...

Di lantai kamar mandi!!!

**Bapaakkk..tolong AC pindahin dulu ke kamar mandi ya?? ya?? ya??**

 

Ide bagus kan????

 

 

Saturday, January 5, 2008

Special Belut Bu Hadi : A Blast from My Childhood Culinary


**eng ing eng** ini dia pecel belut gorengnya!! Yang khas disini, diatasnya penuh taburan bawang putih yang dikepruk dan digoreng dengan kulit2nya. Sambal tomatnya top, boleh pilih pedas, sedang atau tidak pedas, dan aroma terasinya pas, nggak berlebihan

Hujan-hujan begini, memang enaknya posting kuliner aja ya, hehe... Dan memang, sejak terinspirasi Lala (http://niwanda.multiply.com), sekarang di harddisk album foto sudah menumpuk gambar-gambar hasil jepretan waktu makan diluar. Thanks to Lala (or not?? :-D), it looks like I’m so getting into this now...hihihi.

Waktu itu, suasananya pas seperti sekarang ini. Pagi dihiasi hujan rintik-rintik yang awet dari semalam dan hawa dingin membuat saraf lapar semakin sensitif dan rajin berkerja. Don’t you just love rain season? (well, I mean despite all those flood and disaster, hikss)

Sehabis mengantar Abe-Bea sekolah, pagi itu rencana kita berdua pergi untuk belanja pesanan ibuk yang mau pulang haji. Heading to wilayah Ampel, belum separuh jalan mas Iwan came up with this idea. Sudah lama dia bercerita tentang tempat ini tanpa sempat mengajak aku berkunjung. Finally, it was a perfect time!

Sejak kecil, aku sudah sangat akrab dengan masakan serba belut. Besar di Kota Tulungagung, belut merupakan bahan makanan yang sangat umum di sana. Tersedia di pasar-pasar tradisional maupun pedagang ikan yang berkeliling. Musim hujan begini biasanya Ibuk lebih sering memasak belut dari biasanya. Digoreng garing atau dimasak kecap (pedas), keduanya sama nikmatnya.

Ketika aku kuliah dan tinggal di Surabaya, jadi jarang (hampir nggak pernah lagi) makan belut. Itu sudah sekitar 12 tahun yang lalu ya. Makanya ketika akhir-akhir ini makanan ini jadi banyak dijual, aku ikut semangat juga. Sebelum sempat mencicipi langsung, kalo ada liputannya di TV cuma bisa ngeces. Masalah halal haram, sempat bikin aku risau, I was lika “Oh no, ini makananku dari kecil, gimana kalo ternyata haram dimakan??? waksss” tetapi setelah mengetahui info bahwa si hewan licin ini hanya akan haram untuk mereka yang jijik memakannya, jadi tenang deh... Hehehe...

Btw, suami masih belum mau nyoba, padahal dia yang mempromosikan warung belut ini “Uenak Nduk!” gitu katanya...Lah...darimana dia tahu itu enak kalo blum nyoba ya?? Lagian yang dikasih tahu pun udah tahu dari jaman ban masih kotak kalo yang namanya belut memang enak!! Gimana sih! Hihihi

Dasar otak bisnis, biarpun dia belum nyoba makan, begitu liat warungnya rame (apalagi konon kabarnya, jaringan warung belut ini sudah mengkoleksi stiker mak nyuss-nya Bondan Winarno “Wisata Kuliner Trans-TV”), ternyata sudah beberapa bulan ini dia malah sudah terlibat pembicaraan sama pemiliknya untuk kemungkinan bikin franchise nya...Oalah.. (meminjam gayanya, kubilang : product knowledge, itu penting mas!....u need to try it first before you sell it!! **jurus acung2kan telunjuk ala bu guru** huehehehehe)

Lontong Mie Surabaya : Dari Pasar Atum ke Pasar Blauran


sebelum berteman Es Degan :-D

Meneruskan petualangan kuliner kita yaa...**deeuhh** :-D

Kali ini menunya khas Suroboyoan. Sebuah makanan klasik masyarakat Surabaya. Khas dengan aroma dan rasa legit petis udangnya.

Biarpun ketika pertama tinggal disini sempat eneg dengan petis, tetapi lama-lama ternyata aku tertawan juga. Kata suami itu karena petis itu sama kaya dia : gelap dan legit, jadi pas sama seleraku!! (I know, gubraxx banget kan??**sigh**).

Lontong Mie yang pertama kusantap adalah dirumah mertua, lebih dari 10 tahun lalu. Waktu itu belum “tertawan” lidah ini (karena masih masa2 adaptasi sama petis kali yaa hehe). Tetapi ketika lama kemudian aku dapat kesempatan pergi ke Pasar Blauran, semua berubah!! **musik dramatis mulai mengalun**. Ternyata selain memiliki koleksi majalah/buku bekas yang lumayan banyak, Pasar Blauran menyimpan yang namanya Lontong Mie terlegit yang pernah kurasakan! Hari itulah aku jatuh cinta dengan yang namanya Lontong Mie Pasar Blauran! Seringkali kita jauh-jauh pergi kesana (I mean, bener2 jauhh!!!) untuk sekedar rindu menikmati sepiring legit Lontong Mie.

“Kamu belum ngrasain Lontong Mie Pasar Atum kan? Yang ini paling top!”
Lamaaaaa aku nggak tertarik karena masih enggan melepaskan diri dari LoMie Pasar Blauran. Sampai sekitar 2 minggu lalu kita pas ke Pasar Atum, dan aku akhirnya mencoba...

Lontong Mie Pasar Atum ternyata memang enak banget! Kalo aku bilang malah “terlalu enak”! Untuk derajad keenakan **ada ya yang kaya gini? hihi** mungkin LoMie Ps. Atum lebih enak. Taburan udang goreng keringnya jauuhh lebih banyak dan gurih! Tetapi kalo bicara masalah derajad kenikmatan *:-D* aku masih menambatkan hatiku pada LoMie Ps. Blauran plus kuah petisnya yang lebih hitaaammm itu (sayang ga ada fotonya ya, soalnya lamaaa nggak kesana).

Suasananya juga lebih kena, karena Ps. Blauran kan pasar tradisional, khas banget Suroboyoannya. Kalo kita makan disitu, kita akan bisa mendengar segala perbincangan dan tingkah pedagang-pembeli disekitarnya and I loved it to bits! (tempat makan berada ditengah2 dikelilingi kios2 di kanan kiri), lengkap dengan cucuran keringat yang bikin acara makan tambah asoy geboy. Sedangkan Pasar Atum kan nuansanya sudah lebih mengarah ke mall, tempatnya ber AC dan tidak ada banyak penjual LoMie yang berjejer, hanya beberapa berbentuk resto kecil ataupun pujasera gitu.

Yah..memang dari segi harga (dan tempat), Pasar Atum jelas lebih “berkelas” daripada Pasar Blauran. LoMie Pasar Atum dibandrol Rp. 11.000 sementara di Pasar Blauran harga per porsi hanya berkisar Rp. 4.000-5.000. Kalo kita pernah merasakan bahwa kadang2 bakso pinggir jalan yang murah lebih nikmat daripada bakso ala restoran, seperti itulah LoMie Ps. Blauran vs LoMie Ps. Atum.

(InsyaAllah kapan2 aku posting foto2 LoMie Ps. Blauran deh, akan terlihat betapa hitaaammmm dan legitnyaaaa, juga suasana khas pasar tradisionalnya yang masih sangat kental, hal yang sangat membawa kenikmatan tersendiri ditengah2 hutan mall Kota Surabaya sekarang ini.)

Thursday, January 3, 2008

Sari Laut Haji Mutasim (Depan Ubaya)


menu favorit suami

Postingan ini asli terinspirasi oleh Leila (http://niwanda.multiply.com). Si Lala ini suka banget posting tentang tempat makan yang dia datangi. Dan sehabis baca postingannya, biasanya aku suka berakhir ngeces, nggak peduli apapun jenis masakannya! :-D

Beberapa waktu lalu aku berdua suami malam-malam mengantar adikku Agyl ke kost2an-nya di daerah Medokan Ayu. Selain sudah malam (sekitar jam 10 malem) udara juga dingin. Kelaparan, diniatin deh nanti mau makan seafood depan kampus Ubaya lama. Ugh, nggak terasa udah lama banget tuh nggak makan disitu, padahal tempat itu cukup jadi favorit kita banget! Maklum semakin hari jadi semakin jarang lewat daerah situ sih.

Cling! Jadi ingat postingan2 Lala. Hemm...siapin kamera handphone sekarang juga! :-D

“Sari Laut Haji Mutasim” terletak di jalan masuk seberang Kampus Ubaya lama didaerah Ngagel. Tepat disamping Kebun Bibit, kalau malam berjejer tempat makan dari seafood, pecel lele sampai ayam/bebek goreng dan penyet.

Pesanan kita standar (maksudnya tiap kesitu, menu ini selalu yang kita pesan, well at least... :-D). Serba-serbi asem manis (konon di situ memang yang paling istimewa adalah saus asam manisnya). Mas Iwan pesan kerang asem manis. Aku pilih cumi asem manis. Si Agyl mau udang asem manis aja. Tuh kan, semua pesen yang asem....gpp deh yang penting kan manis??? **apa sih???** :-D

Sambil menunggu pesanan datang, datanglah grup musik yang suka ngamen disitu. Aku selalu sangat menikmati suguhan mereka. Tak jarang aku sampe bengong bertopang dagu sambil terhanyut dalam lagu2 yang mereka mainkan (norak kumat!). Wah seneng sekali mengetahui setelah sekian lama nggak berkunjung kesini, mereka ternyata masih eksis. Bahkan, malam itu kulihat ada anggota “tambahan” seorang anak (mungkin usianya sekitar 9-10 tahunan) yang ikut mukul drum di salah satu lagu. Wah...

Perfecto! Udara dingin yang mengundang nafsu makan, berteman seafood asem manis yang legitnya menggigit lidah, berpadu pas dengan hangatnya nasi putih yang mengepul dan live music penambah bumbu suasana, hemm...it couldn’t be any better!!

:-)

Saturday, October 20, 2007

Album Lebaran 2007 : Surabaya-Gresik-Lamongan dan Tambak Garam


Jalan menuju Lamongan sekarang sudah baguusss sekali, semenjak ada WBL. Kabarnya, ini juga atas prestasi Bpk. Masfuk walikotanya yang sekarang. WBL, Tanjung Kodok dan beberapa tempat wisata disana menjadi the rising star didunia pariwisata (khususnya lokal). Mas Iwan cerita kalo masyarakat Lamongan banyak yang nyeletuk "seandainya walikota bisa dipilih lebih dari 2 periode, maka mereka akan memilih lagi Bpk. Masfuk ini untuk jadi walikota lagi.

Lamongan sungguh sudah banyak berbeda sejak aku pernah berkunjung kesana 6-7 tahun yang lalu. Coba deh search aja di internet, Wisata Bahari Lamongan atau Tanjung Kodok Resort, you will find many about them :-)

Aku dan suami sama2 berasal dari keluarga besar. Alhasil, sampe detik ini pun seminggu setelah lebaran, jadwal kunjungan silaturahmi ke saudara2 pun belum kelar lho!! MasyaAlloh....The heck of a week...!!! :-D

Album kali ini berisi kumpulan foto waktu kita pergi ke rumah salah satu saudara di Gresik hari Kamis, 18 Oktober 2007 lalu. Rencana awal, mumpung Abe masih libur sekolah, sepulang dari situ, kita langsung meneruskan liburan ke Wisata Bahari Lamongan yang hanya berjarak 1 jam dari Gresik. Selain karena anak-anak belum pernah jalan ke WBL, juga bapak sudah berkali-kali ngebet ngajak kita menginap di Tanjung Kodok Resort yang pernah dia kunjungi bersama teman bisnisnya dalam rangka survei pasar ke daerah situ. Tak perlu panjang lebar mempromosikan resortnya, kata-kata "pantai" sudah berhasil bikin Abe kepincut berat!! :D

Tapiiii........

Begitu sampai disana, feelingku yang kupendam sebelumnya terbukti!! Musim liburan gini sebenarnya aku malah males pergi ke tempat wisata gini. Rameeenyaaaaaa...!!!! Parkiran WBL berjubel, dan kamar resort-nya full booked!!! Aku sempat nyeletuk, kayaknya di WBL waktu itu, orang2 akan bernafas pun harus rebutan oksigen, saking ramenyaaa!!!

Tak ada pilihan lain, kalo nggak mau konyol benjut badan, kitapun balik kucing pulang ke surabaya :-(

Untungnya, disepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan yang sangat menarik, yaitu hamparan tambak garam yang sedang banyak panen...waahhh serunyaaaa....gunungan garam putih ada dimana-mana bagus sekali..!! Didukung dengan kaca mobil yang gelap dan AC mobil yang disetel kenceng (krn cuaca diluar sby panaassss bgt minggu itu), rasanya jadi kaya bukan di indonesia, tapi di suatu tempat di eropa gitu deh.....hueheheh (imajinasinya dudul ya? maklum pada belum pernah liat eropa hihihi :D)

Tak tahan hanya melihat, Abe minta turun untuk sekedar menyentuh gunungan garam hasil panen di tambak. Ibuk kebagian jeprat-jepret dari dalam mobil sambil pangku Bea yang -kasihannya- sepanjang perjalanan malah lelap tertidur :-D

Seru juga ya Be, lumayan untuk mengobati kekecewaan karena batal ke pantai
:-)

Tuesday, May 8, 2007

ABE : Pawai Kampanye "Ayo Baca"


abe dapat tugas orasi dari atas bak terbuka di barisan pawai paling depan

Pawai dilaksanakan 30 April 2007. Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional TK Al-Hikmah Surabaya.

Sekolah Al-Hikmah Surabaya

http://www.alhikmahsby.com
Tempat "hang-out" sehari-hari, maklum anak2 pada sekolah disini hehehe... Sambil nungguin mereka sekolah, mencoba cari-cari kegiatan yang -semoga- positif juga sama ibu2 walimurid lainnya, di Komite Sekolah dan Majelis Silaturahim Walimurid Sekolah Al Hikmah...